Minggu, 01 September 2013

Rangkuman Kingdom Plantae

Kingdom Plantae disebut juga Dunia Tumbuhan karena beranggotakan berbagai jenis tumbuhan yang mempunyai ciri umum sebagia berikut :

  • Organisme Eukariotik Multiseluler
  • Mempunyai dinding sel yang tersusun atas selulosa
  • Mempunyai klorofil a dan b sehingga mampu berfotosintesis
  • Mampu menyimpan karbohidrat berupa zat tepung (amilum)
  •  Embrionya dilindungi oleh jaringan parental
Berdasarkan keberadaannya dalam jaringan pebuluh, Kingdom Plantae dikelompokkan mejadi :
  • Non - Tracheophyta : Tidak berpembuluh ; contoh : Lumut
  • Tracheophyta : Berpembuluh ; contoh : Tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta)
Tumbuhan Lumut (Bryophyta)
Tumbuhan darat yang tubuhnya tidak memiliki pembuluh pengangkut serta akar, batang, dan daun sejati. Lumut adalah peralihan dari tumbuhan bertalus (Thallophyta) dan tumbuhan berkormus (Cormophyta) yang memiliki akar, batang, dan daun sejati. Sebagian bentuknya masih berupa talus. Lumut merupakan tumbuhan makroskopis. Lumut mengalami pergantian generasi dengan siklus hidup, yaitu gametofit dan sporofit, disebut metagenesis.

Struktur
  • Terdiri dari sel-sel yang memiliki kloroplas dengan pigmen klorofil untuk berfotosintesis
  • Sel-sel yang mengandung klorofil berbentuk talus
  • Sebagian lumut berbentuk talus, sebagian lainnya sudah berdiferensiasi ke dalam daun dan batang, tetapi bukan yang sebenarnya
  • Bersifat homospora atau isospora
  • Memiliki sporangium
  • Lumut sporofit selalu menumpang pada lumut gametofit untuk mendapat air dan mineral
Cara hidup dan habitat
  • Organisme autotrof
  • Hidup di tempat lembab seperti batuan, tanah, pohon
Reproduksi
  • Berkembang biak secara aseksual dan seksual. Reproduksinya menunjukkan metagensis
  • Gametofit adalah generasi yang dominan dalam daur hidupnya
  















Klasifikasi Lumut 
Jenis lumut yang teridentifikasi ada 16.000 spesies yang terdiri dari 3 kelas, yaitu :
  • Lumut hati
  • Lumut tanduk
  • Lumut daun
 

Mengenal Kerajaan Tumbuhan (Kingdom Plantae)

Kingdom plantae atau disebut juga kerajaan tumbuhan terdiri dari berbagai organisme dengan ciri-ciri eukariotik (mempunyai selaput membran inti), multiseluler (terdiri dari banyak sel), outotrof ( dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis).  Dinding sel tumbuhan disusun atas senyawa selulosa, dan menyimpan kelebihan karbohidratnya dalam bentuk amilum.
Dalam klasifikasi lima kingdom, berdasarkan ada tidaknya berkas pembuluh angkut, kerajaan tumbuhan dibagi menjadi tumbuhan tak berpembuluh angkut dan tumbuhan berpembuluh angkut.
1. Tumbuhan tak berpembuluh angkut (Avascular)
Pada tumbuhan Avascular hanya terdapat satu jenis golongan, yaitu  golongan lumut. Lumut mempunyai ciri-ciri : tidak memiliki jaringan pengangkut, tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati (talus), mengalami pergiliran keturunan (gametofit-sporofit), reproduksi seksual dan aseksual ( spora), habitat yang di tempat yang lembab, berukuran hidup kecil dan berkoloni.
Tumbuhan lumut terdiri dari 3 divisi, yaitu :
a) Divisi Bryophyta (lumut daun)
Lumut ini dapat dengan mudah ditemukan di tempat yang basah atau lembap, menempel pada permukaan batu bata, tembok dan tempat-tempat terbuka. Tubuhnya berukuran kecil, berbatang semu tegak dan lembaran daunnya tersusun spiral. Pada pangkal batang terdapat rizoid yang bercabang dan bersepta berfungsi sebagai akar. Letak antheridium dan archegonium terpisah.
b) Divisi Hepatophyta (lumut hati)
Lumut hati berbentuk lembaran (talus), rizoidnya tidak bercabang terdapat di bawah tangkai atau lembarannya. Letak antheridium dan archegonium terpisah. Pada umumnya lumut hati mudah ditemukan pada tebing-tebing yang basah. Contoh lumut ini antara lain Ricciocarpus sp. dan Marchantia sp.
c) Divisi Anthocerophyta (lumut tanduk)
Lumut tanduk sering dijumpai hidup di tepi danau, sungai atau di sepanjang selokan. Lumut ini juga mengalami pergiliran keturunan antara generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofitnya membentuk kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk. Contohnya Anthoceros sp
2. Tumbuhan berpembuluh angkut (Vascular)
Tumbuhan vascular dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan tidak berbiji dan tumbuhan berbiji
a)  Tumbuhan tidak berbiji
Tumbuhan berpembuluh angkut dan tidak berbiji terdiri dari kelompok tumbuhan paku. Tumbuhan paku mempunyai ciri-ciri : memiliki jaringan pengangkut, dapat di bedakan akar, batang, dan daun sejati, alat reproduksi aseksual berupa spora, spora di hasilkan oleh sporofil (daun yang fertil/subur) dan mengalami metagenesis (pergiliran keturunan).
Tumbuhan paku terdiri dari 3 divisi, yaitu : Divisi Pterophyta, Divisi Lycophyta dan Divisi Sphenophyta.
b) Tumbuhan berbiji (Spermatophyta)
Tumbuhan berbiji meliputi semua tumbuhan yang menghasilkan biji. Tumbuhan ini mempunyai pembuluh angkut berupa xilem (jaringan pengangkut yang berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari tanah melalui akar ke daun) dan floem (jaringan pengangkut yang berfungsi mengangkut hasil fotosintesis tanaman dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan).
Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, tumbuhan berbiji digolongkan menjadi dua golongan, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).
1) Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
Berkembang biak dengan biji. Biji tidak dilindungi jaringan buah. Struktur reproduksi terdapat pada kerucut (strobilus).
Tumbuhan berbiji terbuka yang hingga kini masih dapat ditemukan adalah divisi Coniferophyta (konifer), Cycadophyta (Sikas), Ginkgophyta (ginkgo), Gnetophyta (melinjo).
2) Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
Angiospermae memiliki bakal biji atau biji berada di dalam struktur yang tertutup yang disebut daun buah (carpels). Daun buah dikelilingi oleh alat khusus yang membentuk struktur pembiakan majemuk yang disebut bunga. Pada umumnya tumbuhan berupa pohon, perdu, semak, liana, atau herba.
Angiospermae  ini terdiri atas dua kelas yaitu Monocotyledonae (monokotil) dan Dicotyledonae (dikotil).
2.1. Monocotyledonae (monokotil)
Terdiri dari semua tumbuhan berbunga yang memiliki kotiledon tunggal (berkeping biji tunggal), berakara serabut, batang bagian atas tidak bercabang. Umumnya berdaun tunggal, kecuali pada golongan palma (kelapa, palem) dengan tulang daun melengkung atau sejajar. Jaringan xilem dan floem pada batang dan akar tersusun tersebar dan tidak berkambium. Bunga memiliki bagian-bagian dengan kelipatan 3, bentuk tidak beraturan dan berwarna tidak menyolok.
Tumbuhan monokotil terdiri dari beberapa suku, yaitu Gramineae (rumput-rumputan), suku palmae (palem), suku orchidaceae (angrek-angrekan), suku Musaceae (pisang-pisangan), dan suku Zingiberaceae (jahe-jahean)
2.2. Dicotyledonae (dikotil)
Mencakup semua tumbuhan berbunga yang memiliki 2 kotiledon (berkeping biji dua). Daun dengan pertulangan menjari atau menyirip. Batangnya berkambium, oleh karena itu mengalami pertumbuhan sekunder. Pembuluh xilem dan floem tersusun melingkar (konsentris). Akar berupa akar tunggang ujung akar lembaga tidak dilindungi selaput pelindung. Jumlah bagian-bagian bunga berkelipatan 2, 4 atau 5.
Tumbuhan dikotil terdiri dari suku Euphorbiaceae (getah-getahan), suku Solanaceae (terung-terungan), suku Papilionaceae (kacang-kacangan), suku Putaceae (jeruk-jerukan) dan suku Myrtaceae (jambu-jambuan).
 

EKOSISTEM



Komponen Ekosistem, Peran, dan Interaksinya kelas 1 bab 7
     
Ekosistem

·         Lingkungan : segala sesuatu yg terdapat di sekitar makhluk hidup
·         Habitat : tempat hidup alamiah makhluk hidup
·         Komponen Abiotik : benda benda tak hidup
·         Komponen Biotik : makhluk hidup
·         Ekosistem : hubungan timbal balik antara makhluk hidup dgn komponen abiotiknya dalam suatu kesatuan tempat hidup
·         Ekologi : ilmu yg mempelajari hubungan timbal balik
·         Tersusun atas :
o      Individu (makhluk hidup tunggal)
o      Populasi (kumpulan individu sejenis yg hidup di suatu daerah)
o      Komunitas (seluruh populasi makhluk hidup di suatu daerah)
·         Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem terdiri dari :
o      Ekosistem alami (ekosistem yg terbuat secara alami) : laut, rawa
o      Ekosistem buatan (ekosistem yg sengaja dibuat manusia) :waduk, kolam
·         Bioma : ekosistem darat yg mencakup daerah luas
·         Biosfer : ekosistem dunia
·         Komponen ekosistem
Komponen Biotik
o      Produsen : makhluk hidup yg mampu menghasilkan makanan sendiri.
Contoh : tumbuhan yg mampu fotosintesis
o      Konsumen : makhluk hidup yg tdk mampu membuat makanan sendiri.
Terdiri dari :
konsumen tingkat 1 (memakan langsung tumbuhan)
konsumen tingkat 2 (memakan konsumen tingkat 1)
konsumen tingkat 3 (memakan konsumen tingkat 2)
Contoh : hewan dan manusia
o      Pengurai : makhluk hidup yg menguraikan zat-zat yg terkandung dalam
sampah dan sisa makhluk hidup mati
Komponen Abiotik
o      Air
o      Tanah
o      Udara
o      Cahaya matahari
·         Organisme autotrof : organisme yg mampu membuat makanannya sendiri. Contohnya adalah tumbuhan yg mampu fotosintesis. Proses fotosintesis :







·         Organisme hetorotrof : organisme yg tdk mampu membuat makanannya sendiri. Contohnya adalah :
o      Hewan : dpt dibedakan menjadi (herbivora, omnivora, karnivora)
o      Tumbuhan Heterotrof : tumbuhan yg tdk memiliki klorofil
o      Jamur
o      Manusia

Hubungan Saling Ketergantungan

Ketergantungan komponen biotik dan komponen abiotik
·         Pengaruh air terhadap makhluk hidup
·         Pengaruh udara terhadap makhluk hidup
·         Pengaruh tumbuhan terhadap tanah dan  udara
·         Pengaruh cacing terhadap kesuburan tanah

Ketergantungan antara produsen, konsumen, dan pengurai
·         Rantai Makanan
o   Peristiwa makan dan dimakan dgn urutan dan arah tertentu
o   Dimulai dari tumbuhan (produsen) dan terus sampai konsumen tingkat 3
o   Contoh rantai makanan :








·         Jaring-jaring makanan
o   Sekumpulan rantai makanan yg saling berhubungan
o   Contoh jaring-jaring makanan




 

·         Piramida makanan
o   Bentuknya menggambarkan komposisi rantai makanan yg semakin ke atas massanya semakin kecil
o   Hal ini terjadi agar dlm ekosistem ada keseimbangan yg mantap
o   Tingkatan pada piramida makanan disebut tingkat trofik
o   Pada piramida makanan, jumlah produsen > konsumen
·         Arus energi
o   Perpindahan energi dalam rantai makanan
o   Contoh :
Sebagian energi  matahari à Sebagian energi tumbuhan à  Sebagian energi konsumen tingkat 1 à  Sebagian energi konsumen tingkat 2 à  sebagian energi konsumen tingkat 3 à sebagian energi pengurai à tumbuhan
·         Siklus daur materi
o   Lingkaran materi yg beredar dari lingkungan, masuk ke tubuh makhluk hidup dan kembali lagi ke lingkungan.
o   Contoh : materi berupa gas, akan masuk ke tubuh makhluk hidup dan keluar lagi ke lingkungan
·         Siklus oksigen
o   Tumbuhan hijau menghasilkan oksigen
o   Oksigen dihirup hewan manusia, dll.
o   Karbon dioksida dihembuskan hewan manusia, dll.
o   Tumbuhan mengambil karbon dioksida utk menghasilkan oksigen (fotosintesis)
·         Siklus karbon
o   Karbon dioksida digunakan tumbuhan utk fotosintesis
o   Karbon dioksida kembali lagi ke udara melalui pembakaran, respirasi makhluk hidup, dll.
·         Siklus air
o   Air turun melalui hujan ke laut
o   Air terserap ke tanah, lalu mengalir ke lautak
o   Air laut menguap menjadi awan
o   Awan terbawa oleh angin lalu menjadi hujan

Pola Interaksi Organisme

·     1. Interaksi Netralitas: hubungan antara dua jenis organisme yang berbeda yang tidak saling mempengaruhi, contohnya antara ikan dan katak pada ekosistem kolam.
     2. Interaksi Predasi: hubungan antara dua jenis organisme berbeda dimana  yang satu sebagai pemangsa (predator) dan yang lain sebagai mangsanya, contohnya  antara singa dengan zebra, ular dengan tikus, elang dengan kelinci dll
     3. Interaksi Kompetisi: hubungan antara dua jenis organisme yang saling bersaing  dalam mencari makan, tempat bernaung, mencari pasangan dll, contohnya  persaingan macan dengan harimau dalam memperebutkan mangsanya, persaingan ular dengan elang dalam memangsa tikus dll
     4. Interaksi simbiosis, meliputi:
     Simbiosis Mutualisme : cara hidup bersama antara dua jenis organisme yg berbeda dan salig menguntungkan. Contoh :
o   Kerbau dgn burung jalak (burung jalak memakan kutu kerbau)
o   Lumut kerak (ganggang berfotosintesis, jamur mencari air dan mineral)
o   Jamur dgn akar tumbuhan. Hubungannya disebut mikoriza


·  Simbiosis Parasitisme : cara hidup bersama antara dua jenis organisme, yg satu mendapatkan keuntungan sedangkan yg lain dirugikan. Organisme yg mendapatkan keuntungan disebut parasit, sementara yg dirugikan inang.
o   Benalu pada tumbuhan inang
o   Kutu rambut dg manusia

·         Simbiosis komensalisme: cara hidup bersama antara dua jenis organisme yg berbeda, organisme yg satu tdk mendapat keuntungan, sedangkan yg lain tidak untung ttp jg tidak rugi
o   Ikan remora dgn ikan hiu
o   Anggrek atau paku-pakuan yg menempel pada pohon

Interaksi Antibiosis: hubungan antara dua  jenis organisme, dimana  yang satu  menekan  pertumbuhan yang lainnya. contohnya  pertumbuhan  jamur  penisilium  yang tumbuh pada  roti  dan menekan  pertumbuhan  bakteri atau  jamur lainnya.